Kalkulator ini memperkirakan kapan inventori ecommerce perlu dipesan ulang dan berapa safety stock untuk menghadapi permintaan lebih tinggi atau lead time lebih lama.
Cara kerja
Model menghitung permintaan selama lead time normal lalu membandingkannya dengan skenario permintaan harian maksimum dan lead time maksimum.
Rumus
Posisi inventori = stok tersedia + stok masuk − backorder. Posisi di bawah titik reorder menunjukkan kekurangan replenishment.
Contoh perhitungan
Dengan permintaan 20 unit/hari, lead time 7 hari, permintaan maksimum 30 dan lead time maksimum 10 hari, safety stock 160 dan titik reorder 300.
Ini adalah heuristik perencanaan, bukan model service level statistik. Musiman dan reliabilitas pemasok dapat memerlukan metode lebih lanjut.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa beda safety stock dan titik reorder?
Safety stock adalah buffer ketidakpastian; titik reorder juga mencakup permintaan selama lead time.
Apakah kalkulator memprediksi kehabisan stok?
Tidak. Kalkulator memperkirakan ambang stok dari asumsi yang dimasukkan.