Semua kalkulator
Matematika

Kalkulator Pecahan

Tambah, kurang, kali, dan bagi pecahan.

Pecahan membuat orang tersandung karena setiap operasi mengikuti aturan yang berbeda: penjumlahan memerlukan penyebut yang sama, perkalian tidak, dan pembagian membalikkan keadaan. Kalkulator ini melakukan keempat operasi dan selalu mengembalikan jawaban yang disederhanakan sepenuhnya.

Cara kerja

Masukkan dua pecahan dan pilih operasinya. Kalkulator menerapkan aturan yang benar, lalu membagi pembilang dan penyebut dengan faktor persekutuan terbesarnya untuk menghasilkan bentuk paling sederhana, di samping nilai desimal.

Rumus

a/b + c/d = (ad + cb) ÷ bd | a/b × c/d = ac ÷ bd | a/b ÷ c/d = ad ÷ bc

Pengurangan mencerminkan penjumlahan dengan tanda minus. Pembagian dilakukan dengan mengalikan kebalikan dari pecahan kedua — istilah klasik 'simpan, ubah, balik'.

Contoh perhitungan

1/2 + 1/3: kalikan silang untuk mendapatkan (1×3 + 1×2) ÷ (2×3) = 5/6 ≈ 0,8333. Sudah dalam bentuk yang paling sederhana, karena 5 dan 6 tidak mempunyai faktor persekutuan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Mengapa saya tidak bisa menjumlahkan pembilang dan penyebutnya saja?

Karena pecahan adalah perbandingan, bukan pasangan hitungan. 1/2 + 1/3 bukan 2/5 (= 0,4) — itu lebih kecil dari 1/2 saja. Penyebut yang sama menyatakan kedua bagian dalam potongan berukuran sama terlebih dahulu.

Bagaimana cara saya bekerja dengan bilangan campuran seperti 2½?

Ubah dulu menjadi pecahan biasa: 2½ = 5/2. Lakukan aritmatika, lalu ubah kembali jika perlu — 5/2 × 1/3 = 5/6.

Mengapa membagi dengan pecahan membuat bilangan menjadi lebih besar?

Membagi dengan ½ menanyakan 'berapa banyak bagian yang muat di dalamnya?' — dua kali lebih banyak dari keseluruhan. Oleh karena itu, membagi dengan angka apa pun di bawah 1 akan memberikan hasil yang lebih besar.

Peninjauan konten terakhir8 Agustus 2026
Peninjauan editorialPeninjauan editorial He-Sab

Kalkulator Terkait